Nikmati Liburan Perjalanan Anda Bersama Keluarga Dengan Paket Wisata Halal Muslim RabbaniTour and Travel dan Jadikan Kami "Sahabat Anda Menjelajahi Dunia"

Sejarah Kota Petra di Yordania, Kota Batu Kuno yang Hilang

Sejarah Kota Petra di Yordania, Kota Batu Kuno yang Hilang Kota Petra di Yordania merupakan sebuah kota batu (Petra berarti ‘batu’). Kota ini pernah hilang selama ribuan tahun lamanya dan menjadi pusat perhatian dunia karena kota tersebut masih menyimpan beberapa misteri yang belum terpecahkan yang juga hilang bersamaan dengan berakhirnya perang salib di abad ke-12 Masehi. Sehingga kota tersebut disebut juga sebagai The Lost City.

Ketika akan memasuki kawasan Petra Anda akan disuguhkan dengan jejeran bangunan-bangunan yang megah, bangunan yang dibuat dan dipahat dari bebatuan yang berukuran sangat besar. Sebuah bangunan peradaban di zaman kuno berupa kota yang langsung dipahat di bebatuan besar. Petra menjadi terkenal dikarenakan dibuat dengan sedemikian rupa dan saangat begitu fantastis.

Petra merupakan sebuah kota metropolis raksasa yang berisikan makam-makam, monument dan tatanan keagamaan yang rumit lainnya yang terukir pada dinding-dinding batu. Petra merupakan ibukota dari kerajaan Nabatea. Petra ini terletak di dataran rendah dan diapit oleh gunung-gunung. Peradaban suku Nabatea, sejauh ini telah diyakini bahwa mereka merupakan pemegang kontrol di Area Yordania sampai ke Jarziah Arab. Suku Nabatea ini berasal dari Arab bagian Barat Laut. Mereka tinggal di kota Yordania namun berpindah-pindah sampai akhirnya membentuk kerajaan pada tahun 312 SM.

Sejarah Islam di Kota Petra

Kota Petra ini memiliki kaitan dengan sejarah Islam, karena kota tersebut tercantum juga di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Dalam hadis tersebut tidak disebutkan langsung nama Kota Petra, namun yang disebutkan adalah bangsa Arab kuno yang bernama Anbath Asy-Syam. Dalam Al-Qamus al-Islami, dijelaskan bahwa Kota Petra merupakan sebuah peninggalan Anbath Asy-Syam, yaitu bangsa Arab kuno yg tinggal diantara Semenanjung Sinai dan Harun.

Kota Petra ini dikelilingi oleh gunung-gunung, salah satunya adalah Gunung Harun atau Jabal Harun atau Gunung Hor atau El-Barra, gunung tersebut memiliki ketinggian sekitar 1.350 m di atas permukaan laut. Banyak yang meyakini bahwa di puncak Jabal Harun itu Nabi Harun meninggal dan juga dimakamkan oleh Nabi Musa. Konon, Rasulullah SAW juga pernah mengunjungi gunung tersebut bersama pamannya Abu Thalib, ketika berdagang ke Syam (Suriah).

Tradisi Arab juga telah meyakini bahwa Petra merupakan tempat Nabi Musa memukul batu dengan tongkatnya sehingga keluarlah air dari batu tersebut. Di kota itu terdapat nama tempat Wadi Musa yaitu sebuah lembah sempit yang ada di wilayah tersebut. Pada abad ke-14 Masehi, sebuah masjid dibangun di tempat tersebut dengan kubahnya yang berwarna putih yang dapat dilihat dari berbagai area sekitar Petra. Konon, Nabi Harun tiba di wilayah tersebut ketika hendak mendampingi Nabi Musa yang membawa umatnya keluar dari Mesir untuk lari dari kejaran Raja Fir’aun.

Hingga saat ini, begitu banyak orang yang berkunjung ke daerah tersebut hanya sekedar ingin tahu mengenai kota kuno yang sempat hilang ribuan Tahun lamanya dari peradaban manusia. Kota Petra ini patut untuk dijadikan destinasi wisata bersejarah bagi Anda sekeluarga.

Sejarah Kota Petra di Yordania, Kota Batu Kuno yang Hilang - Jelajah Jordan dan Aqsha
Sejarah Kota Petra di Yordania, Kota Batu Kuno yang Hilang – Jelajah Jordan dan Aqsha
Bagi Anda yang berminat untuk menjelajahi kota kuno Petra di Yordania, maka Rabbanitour memiliki paket Jelajah Jordan dan Aqsha yang siap membawa Anda menjelajahi bukti-bukti sejarah yang tersebar di dua Negara tersebut. Segera hubungi Call Center kami di 0822-8000-1799 atau mengunjungi langsung kantor kami di Jl. Lengkong Kecil no. 4 Bandung untuk mendapatkan info detailnya. Berwisata menjelajahi sejarah bersama Rabbanitour & Travel.

 

Klik Salah Satu Customer Service Kami Untuk Chat

Kontak Langsung Via Whatsapp