Menapaki Sejarah Perkembangan Islam di Maroko

Menapaki Sejarah Perkembangan Islam di Maroko - Masjid Hassan II, Maroko
Menapaki Sejarah Perkembangan Islam di Maroko – Masjid Hassan II, Maroko

Menapaki Sejarah Perkembangan Islam di Maroko – Biasa Orang Arab menyebutnya dengan nama Al-Mamlaka Al-Maghribiya yang artinya Kerajaan Barat. Menurut para ahli sejarah dan geografi Muslim di era kekhalifahan Islam menjulukinya sebagai Al-Maghrib Al-Aqsa. Sedangkan orang-orang Turki memanggilnya dengan sebutan Fez. Orang Persia lebih mengenalnya dengan Marrakech (Tanah Tuhan). Julukan-juluakan dan panggilan tersebut semuanya disandingkan kepada salah satu negara yang sekarang dikenal dengan Maroko.

Sejarah Perkembangan Islam Di Maroko

Maroko merupakan negeri yang memiliki peranan penting dalam sejarah penyebaran agama Islam di wilayah Afrika Utara. Terlebih negeri yang memiliki julukan ‘Tanah Tuhan’ itu merupakan pintu gerbang masuknya Islam ke wilayah Spanyol, Eropa. Dari Maroko lah awal seorang Panglima tentara Muslim yang gagah berani yaitu Tariq bin Ziyad dapat dengan leluasa menaklukan wilayah Andalusia dan mengibarkan bendera Islam di daratan Eropa.

Islam Masuk ke Maroko

Maroko memasuki jilid baru ketika Islam menancapkan benderanya di wilayah Afrika Utara. Ajaran Islam masuk ke Maroko pada tahun 683 M. Sebuah pasukan di bawah pimpinan Uqba Ibnu Nafi, beliau merupakan seorang jenderal dari Dinasti Umayyah yang pertama kali membawa ajaran Islam ke wilayah tersebut. pada tahun 670 M, Islam sudah benar-benar menguasai seluruh wilayah Maroko.

Baca Juga Mengenai:

Setelah Maroko berada dalam genggaman Dinasti Umayyah, kemudian Musa bin Nusair mengangkat Tariq bin Ziyad untuk memerintah Maroko. Dari wilayah tersebut, Tariq bin Ziyad kemudian menyeberangi selat antara Maroko dan Eropa untuk menuju gunung yg dikenal dengan sebutan Jabal Tariq (Gibraltar). Maroko menjadi wilayah penyangga bagi umat Islam untuk mengadakan ekspansi ke berbagai daratan yang ada di Spanyol, Eropa.

Pada abad ke-7 M Maroko memasuki modern, dimana sebuah wilayah Barbar mulai dipengaruhi oleh Arab. Bangsa Arab ini berdatangan memasuki ke Maroko dengan membawa adat, kebudayaan serta ajaran-ajaran Islam. Sejak itulah, bangsa Barbar pun akhirnya banyak yang masuk Islam. Ketika kekuasaan Dinasti Umayyah digulingkan oleh Dinasti Abbasiyah, Maroko pun masuk ke dalam wilayah kekuasaan Abbasiyah yang berpusat semuanya di Baghdad.

Pada masa kepemimpinan Abu Ya’kub Yusuf bin Abdul Mu’min yaitu pada tahun 1163 M – 1184 M, kota Marrakech menjadi salah satu pusatnya peradaban Islam dalam segala bidang, diantaranya sains dan sastra, juga menjadi pelindung untuk kaum Muslimin dalam mempertahankan Islam dari serangan dan ambisi para Kristen Spanyol. Dinasti tersebut juga ikut andil dalam membantu Salahudin Al-Ayubi untuk melawan tentara Kristen dalam Perang Salib.

Pasca keruntuhan kekuasaan Dinasti Al-Muwahhidun, Maroko kemudian dikuasai oleh beberapa dinasti seperti; Dinasti Marrin, Dinasti Wattasi (tahun 1420 M – 1554 M), Syarifiyah Alawiyah (tahun 1666 M), Abdul Qadir Al-Jazairy (tahun 1844 M), dan Sultan Hasan I (tahun 1873 M – 1894 M).

Wisata Menapaki Sejarah Perkembangan Islam di Maroko

Maroko, menjadi salah satu destinasi wisata Eropa yang cocok untuk mengisi liburan anda sekelaurga. Sudah siap untuk menjelajahi Maroko? Segera dapatkan info lebih lanjut mengenai Paket Umroh Plus Maroko dan Paket Wisata Halal Maroko, hubungi CS Rabbanitour kami di no telepon 0822-8000-1799.

 

You might also like More from author