Nikmati Liburan Perjalanan Anda Bersama Keluarga Dengan Paket Wisata Halal Muslim RabbaniTour and Travel dan Jadikan Kami "Sahabat Anda Menjelajahi Dunia"

Pecinta Seni Wajib Berwisata ke Museum Di Perancis

www.wisatamuslimhalal.com | Pecinta Seni Wajib Berwisata ke Museum Di Perancis – Siapa yang tidak kenal dengan Pablo Picasso, ia adalah pelukis beraliran kubisme modern yang dilahirkan di MalagaSpanyol. Ia berkarya kemudian menetap di Paris sampai menutup usianya disana. Terdapat sebuah museum yang terletak di daerah bersejarah, Le Marais dibangun dan didedikasikan khusus untuknya, bangunan tersebut merupakan sebuah sebuah rumah yang juga merupakan tempat tinggal sang maestro sendiri.

Pecinta Seni Wajib Berwisata ke Museum Di Perancis - Pablo Picasso
Pecinta Seni Wajib Berwisata ke Museum Di Perancis – Pablo Picasso

Musée Picasso ini mungkin tidak begitu besar apabila dibandingkan dengan museum serupa yang ada di Barcelona, namun tetap menjadi koleksi museum yang paling banyak diminati untuk dikunjungi bagi seluruh pelancong dari berbagai belahan dunia. Museum dengan koleksinya sekitar 250 buah lukisan, 1,700 gambar, 300 patung, juga berbagai seni ukiran dan masih banyak karya-karya seni terbaik dari Picasso sendiri maupun dari seniman lainnya. Beberapa karya masterpiece Picasso seperti Man With a Guitar dan Demoiselles d’Avignon yang tersimpan di Musée Picasso Paris.

Pecinta Seni Wajib Berwisata ke Museum Di Perancis - Pablo Picasso - Museum Pablo Picasso
Pecinta Seni Wajib Berwisata ke Museum Di Perancis – Museum Pablo Picasso

Bangunan yang didirikan pada tahun 1656 – 1659 ini menjadi rumah Musée Picasso, bangunan tersebut memiliki nama Hôtel Sale (Salt Mansion) awalnya diperuntukan bagi Pierre Aubert, seorang petugas pajak yang begitu kaya raya dari hasil pekerjaannya yaitu menarik pajak garam (dari sanalah istilah Hôtel Sale berasal) dari pedagang-pedagang di Paris. Rumah mewah tersebut kondisinya masih sangat baik yang didesain oleh seorang arsitek bernama Jean Boullier de Bourges.

Dekorasi interior yang begitu meriah juga detail tersebut dibuat oleh Martin Desjardins yang juga seorang seniman utama pembangunan Chateau des Vincennes serta Les Invalides berserta dua seniman ukir bersaudara lainnya, yaitu Gaspard dan Balthazar Marcy yang juga karyanya menghiasi Chateau Versailles.

Dalam sejarahnya Hôtel Sale ini mengalami beberapa kali pindah tangan, antara lain dari Kedutaan Republik Venezia (1671), kemudian ke tangan Francois de Neufville, dilanjutkan kepada duc de Villeroi hingga pada tahun 1789 rumah ini pernah disita oleh para revolusioner dan menjadi properti milik Republik Perancis. Hôtel Sale kemudian berubah fungsi menjadi sebuah sekolah di tahun 1815 (Balzac dulu pernah bersekolah disini), dan sempat juga menjadi Ecole des Metiers Art (School of Manufacturing Art) sebelum akhirnya rumah tersebut ditempati oleh Pablo Picasso.

Pada tahun 1964 Pemerintah Kota Paris membeli Hôtel Sale tersebut namun Pablo Picasso dan istrinya masih tinggal di situ sampai ia menutup usianya di tahun 1973. Setelah ia meninggal, kemudian istrinya pindah ke pinggiran Paris dan menghibahkan seluruh karya-karya seni Picasso untuk dijadikan sebagai koleksi museum nasional.

Lalu diadakanlah kompetisi di tahun 1976 dalam rangka mengalihkan fungsi Hôtel Sale sebagai museum untuk didedikasikan kepada Pablo Picasso, dan sebagai pemenangnya adalah Roland Simounet. Dengan rancangannya yang sederhana saja, namun tetap menjadikan mansion tersebut seperti apa adanya dan pada saat yang sama menjadikannya memiliki efek yang luas guna memamerkan semua karya-karya Pablo Picasso. Beberapa elemen dekoratif ditambahkan agar dapat memberikan efek classy seperti chandelier, kursi dan meja berukir hasil karya Diego Giacometti yang dibuatkan khusus untuk Musée Picasso.

Satu kali Picasso pernah mengatakan, “I am the greatest collector of Picassos in the world”. Benar saja, meskipun karya seninya banyak ditemukan di berbagai museum di seluruh dunia – atau yang paling banyak terdapat di Paris yaitu di Musée d’Orsay dan Centre Pompidou – namun di rumahnya masih terdapat lebih dari 3,000 karya seni miliknya sendiri yg dahulunya tidak pernah diperlihatkan untuk umum.

Baca Juga Artikel Lainnya:

Tak hanya karya miliknya namun juga ia mengoleksi karya-karya dari seniman lainnya seperti Degas, Cezanne, Rousseau dan Matisse. Terdapat perunggu Iberia juga beberapa koleksi seni primitif lainnya. Bagian terbaik dari Musée Picasso Paris yang tidak ditemui di museum-museum yg khusus didedikasikan untuk sang maestro ini adalah sebuah ruangan khusus berisikan lukisan-lukisan yang dilukis oleh Picasso setelah berulang tahun ke-70, tak lama dari itu ia pun meninggal.

Sudah lama Perancis menetapkan inheritance taxes, sebuah pajak yg khusus dikenakan untuk barang-barang seni nasional yang mesti dibayar oleh seniman bersangkutan jika barang-barang tersebut dimiliki oleh sang ahli warisnya dan tidak menyerahkan kepada negara. Pada tahun 1968 aturan tersebut kemudian diubah, menyatakan bahwa ahli waris dapat membayar inheritance taxes dengan cara memberikan karya seni lainnya alih-alih uang tunai, asalkan karya seni yg disumbangkan tersebut memiliki peran penting dalam sejarah seni juga kebudayaan Perancis.

Prosedur tersebut dikenal dengan nama dation, dan hanya bisa diterapkan dalam kondisi tertentu. Ahli waris Picasso mengambil cara tersebut dan selama beberapa tahun Dominique Bozo (seorang kurator museum nasional Perancis) menyeleksi karya-karya yg dapat dimasukkan sebagai tanda dation Picasso sampai tahun 1979. Demikian juga ketika Jacquelin Picasso, yaitu istri dari Pablo Picasso meninggal dunia di tahun 1986 bertambahlah koleksi seni Musée Picasso dengan dation baru yg diberikan oleh anak perempuannya Picasso.

Pecinta Seni Wajib Berwisata ke Museum Di Perancis - Tampak Dalam Museum Picasso
Pecinta Seni Wajib Berwisata ke Museum Di Perancis – Tampak Dalam Museum Picasso

Di lantai 2 Musée Picasso terdapat tempat temporary exhibition dengan bermacam-macam tema sepanjang tahun, sedangkan di lantai 3 merupakan ruang perpustakaan yang berisikan arsip dan dokumen penting (perpustakaan tersebut dapat dikunjungi oleh para peneliti, pelajar juga jurnalis) beserta ruang kerja para kurator.

Tidak hanya berisikan karya seni dari para seniman-seniman ternama di abad 20 dan 21, kurator museum ini rupanya mengetahui dengan benar kontroversi mengenai Pablo Picasso yg seringkali diberitakan dalam media-media. Satu area khusus diberikan untuk karya-karya para kartunis yg seringkali mengejek karyanya melalui media komik maupun karikatur.

Musée Picasso buka setiap hari Rabu – Minggu dimulai dari pukul 09.30 pagi – pukul 18.00 petang, kecuali pada hari-hari besar nasional. Dari stasiun metro terdekat yaitu stasiun Saint-Paul (line 1) atau Chatelet-Les Halles (RER) maka hanya tinggal berjalan kaki saja dari situ.

Para Pecinta Seni kapan berwisata ke Prancis? Yuk, Berwisata Halal Eropa bersama Rabbanitour, karena di wisata halal ini Anda akan kami jamin kehalalan makanannya dan juga terjaga waktu shalatnya, mengingat waktu di negara sana berbeda dan juga penduduknya yang notabene non Muslim. tapi bersama Wisata Halal Rabbani perjalanan wisata Anda tidak akan lagi mengkhawatirkan akan kendala-kendala tersebut.

Negara yang terkenal dengan keromantisan dan keindahan Menara Eiffel-nya telah menunggu Anda untuk segera menjelajahinya bersama Rabbanitour Wisata Halal Eropa. Masih banyak rekomendasi destinasi-destinasi wisata seru lainnya yang ada di Perancis untuk Anda jelajahi. Segera rencanakan dan ambil Paket Wisata Halal Eropa 2017, tersedia pula Paket Umroh Plus Eropa, lebih detailnya lagi hubungi Rabbanitour untuk mendapatkan informasi perjalanan wisata di Perancis.
Salam Rabbanitour and Travel Wisata Halal, Jika berminat hubungi segera CS kami atau langsung datang ke kantor kami.

 

Klik Salah Satu Customer Service Kami Untuk Chat

Kontak Langsung Via Whatsapp